Perak atau emas yang dibuat dengan cara-cara yang kurang benar
dalam proses pencampuran kadar akan mudah kusam, berubah warna
terkadang sampai hitam, tergores dan penyok-penyok.
Tergores dan penyok adalah kelalaian pemakai kalau ini yang terjadi hati-hati dengan barang berharga anda.
Penyebab
mudah penyok atau gores bisa jadi karena kadar yang tinggi sehingga
perak atau emas agak lembut. Sedang kusam atau hitam sebaliknya kadar
perak atau emas mungkin rendah sehingga mudah oxidasi atau bereaksi
dengan zat lain. Biasanya yang paling keras menyebabkan adalah garam
dan belerang, ini berarti air laut dan mungkin mandi di air panas alami
yang mengandung belerang. Atau yang lebih sering terjadi adalah malah
bahan campurannya yang naik kepermukaan. Ini semacam hukum alam yang
ringan mau naik ke atas. Ini terjadi juga sama benda padat namun agak
lama. Biasanya kalau cincin emas pernah dipotong untuk dikecilkan
ukurannya ia akan tampak garis potongannya. Ini patri yang muncul
kepermukaan.
Sebenarnya garis merah itu adalah patri. Patri
dibuat dengan menurunkan kadar emas sehingga berat jenis jadi turun dan
lebih ringan dari berat jenis emas yang mau dipatri. Karena hukum yang
ringan mau di atas maka garis potongan jadi tampak yang sebenarnya itu
adalah warna patri.
Mungkin anda bertanya apa ini wajar? Ya.
Tapi kalau benar cara-cara pengerjaannya ini akan terjadi mungkin
puluhan tahun. Karena molekul terikat dengan baik.
Masalah umum perhiasan emas dan perak disebabkan oleh:
- Emas dan perak jadi kusam. Keringat anda mungkin agak mengandung
garam sehingga perak terutama cepat sekali menjadi kusam dan bahkan
hitam. Solusinya nggak ada selain sering-sering melakukan perawatan
perhiasan perak. Sedangkan emas agak sulit menjadi kusam namun
lama-lama akan kusam juga.
- Cepat menjadi kusam atau hitam. Disebabkan oleh campuran yang kurang
sempurna waktu pembuatan ini biasanya perhiasan yang dikerjakan tangan
atau 'hand made' susah untuk dirawat karena pasti akan cepat hitam
lagi.
- Kusam atau hitam padahal nggak dipakai. Biasanya disimpan dalam
waktu lama di lemari kayu. Pernis dan finishing kayu yang kurang
sempurna bisa membuat cepat kusam dan hitam ini karena perak menjadi
oksidasi oleh bahan-bahan finishing kayu.
- Kusam juga bisa disebabkan karena mandi di laut, air yang mengandung
garam atau belerang. Perak dan emas sering oksidasi dengan garam dan
belerang.
- Kusam dan hitam juga bisa karena penyimpanan di dalam tas atau
sesuatu yang terbuat dari kulit. Pekerjaan kulit asli biasanya
menggunakan bahan-bahan yang berhubungan dengan belerang atau amoniac.
Atau mungkin juga perak anda menggunakan kalung kulit. Tidak semua
kulit menyebabkan hitam kalau pekerjaan kulitnya itu dikerjakan dengan
benar. Jadi kulit patut dicurigai sebagai penyebab barang emas atau
perak jadi hitam.
- Emas berubah warna menjadi terlalu merah. Ini karena bahan campuran
tembaga yang sudah muncul keluar permukaan. Ini hukum alam bahwa yang
ringan selalu di atas. Sebabnya karena campuran kadar bisa tidak benar.
Tetapi kalau dari awal sudah kemerahan ini adalah warna yang disebut
rose gold.
- Merah yang muncul tidak merata. Ini masalah yang disebut mendung
atau fire skill. Ini terjadi karena waktu proses pengerjaan ada patrian
di daerah merah yang muncul. Ini campuran patri yang salah satunya
adalah tembaga yang muncul ke permukaan.
Cara merawat yang benar:
- Laplah sesering mungkin perhiasan perak dan emas anda. Gunakan lap
dan bahan abrasive seperti autosol yang banyak dijual di supermarket
atau sering di bengkel sepeda motor. Lap gunakan yang lembut dan bagus
dari kaos bekas bahan cotton atau katun yang sudah sering dicuci. Kapas
juga bisa namun menggosoknya jadi agak susah.
- Simpan dalam tas kain sebelum masuk lemari atau tas kulit. Kalau ada
silica gel yang mudah didapat di supermarket juga sangat bagus. Tempat
lain yang aman adalah kotak kertas, plastic dan logam.
- Kalau emas atau perak anda sudah terlalu gores dan anda tidak
keberatan untuk sedikit susut (sama, diservis ke tukang emas pun susut)
gunakanlah amplas no. 1000 kalau sudah halus gunakan amplas no 2000
sampai halus boleh sekali-sekali celup di air. Kalau dirasa sudah cukup
halus pakai saja autosol tadi untuk membuat cling lagi. Kalau belum
cling artinya amplasan kurang. Ini disebut polishing. Cara ini tidak
bisa dilakukan untuk barang-barang yang disepuh karena menyebabkan
lapisan sepuh hilang.
- Permata buram. Sebenarnya permata buram juga bisa digosok dengan
cara di atas namun memakan waktu lebih lama tergantung tingkat buramnya
dan jenis permatanya. Kalau diamond jangan coba-coba karena ini
permata paling keras di dunia. Sangat khusus, makanya mahal. Sebenarnya
cara-cara menghaluskan permata sama dengan barang logam yaitu proses
polishing atau amplas dan gosok seperti cara di atas.
Cara merawat yang salah:
- Sering terlihat orang menggodok emas atau perak. Cara ini sebenarnya
bagi yang sudah tahu. Karena ada jenis permata yang tidak kuat dengan
suhu panas yang menyebabkan warna permata malah pudar. Tidak lagi
cling.
- Menggodok menggunakan panci aluminium bisa menyebabkan pewarna hitam
atau disebut oxid yang biasanya sengaja dipakai malah hilang. Tetapi
kalau memang mau menghilangkan obat hitam ini bisa ditambahkan sedikit
garam maka pewarna hitam pada perak akan hilang. Reaksi garam dan
aluminium yang mengikat oxidasi.
- Menggodok menggunakan asam jangan kalau ada permata. Asam adalah
bahan yang abrassive yang bisa menyebabkan lapisan kilap permata
menjadi buram. Terutama terjadi pada permata soft seperti Amber. Juga
bisa menyebabkan inclusion (semacam partikel yang berada dalam satu
permata mungkin menjadi berubah warna). Biasanya kalau imitasi ia akan
cepat berubah warna.
Cara-cara ini sangat umum. Jangan gunakan untuk emas putih dan
berlian. Juga untuk emas sepuhan karena sepuhan bisa hilang. Lebih baik
tanyakan cara membersihkan perhiasan anda ke tempat anda membeli agar
lebih aman. |
0 komentar :
Posting Komentar